Pangsa Pasar: Pengertian, Contoh, dan Cara Menghitungnya
Dalam dunia bisnis dan pemasaran, istilah pangsa pasar sering banget disebut. Mulai dari pebisnis UMKM, startup, sampai perusahaan besar, semuanya pasti peduli dengan yang satu ini. Kenapa? Karena pangsa pasar bisa jadi indikator seberapa kuat posisi bisnis kamu dibanding kompetitor.
Kalau kamu sedang membangun usaha, mengembangkan brand, atau sekadar ingin memahami strategi bisnis lebih dalam, memahami pangsa pasar adalah langkah penting. Artikel ini akan membahas pangsa pasar secara lengkap, mulai dari pengertian, contoh nyata, hingga cara menghitungnya dengan mudah.
Pengertian Pangsa Pasar
Pangsa pasar (market share) adalah persentase penjualan suatu perusahaan terhadap total penjualan di pasar yang sama dalam periode tertentu. Pangsa pasar menunjukkan seberapa besar “kue pasar” yang berhasil dikuasai oleh sebuah bisnis.
Secara sederhana, pangsa pasar menjawab pertanyaan:
“Seberapa besar peran bisnis saya dibandingkan pesaing di industri yang sama?”
Semakin besar pangsa pasar yang dimiliki, biasanya semakin kuat pula posisi bisnis tersebut di pasar. Perusahaan dengan pangsa pasar tinggi umumnya punya pengaruh besar dalam menentukan harga, tren, dan standar industri.
Mengapa Pangsa Pasar Itu Penting?
Banyak pelaku usaha menganggap pangsa pasar hanya sekadar angka. Padahal, di balik angka tersebut ada banyak insight penting yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan bisnis.
Berikut beberapa alasan kenapa pangsa pasar sangat penting:
1. Mengukur Kekuatan Bisnis
Pangsa pasar membantu kamu mengetahui apakah bisnismu berkembang atau justru tertinggal dari kompetitor.
2. Menilai Efektivitas Strategi
Kalau strategi pemasaran yang kamu terapkan berhasil, biasanya pangsa pasar akan ikut meningkat.
3. Menarik Investor
Bisnis dengan pangsa pasar yang stabil atau terus naik lebih menarik di mata investor.
4. Menjadi Dasar Pengambilan Keputusan
Mulai dari penentuan harga, inovasi produk, hingga ekspansi pasar, semuanya bisa didukung oleh data pangsa pasar.
Jenis-Jenis Pangsa Pasar
Pangsa pasar ternyata tidak hanya satu jenis. Dalam praktik bisnis, ada beberapa jenis market share yang sering digunakan.
1. Pangsa Pasar Berdasarkan Nilai (Value Market Share)
Menghitung pangsa pasar berdasarkan total nilai penjualan (dalam rupiah).
2. Pangsa Pasar Berdasarkan Volume
Menghitung pangsa pasar berdasarkan jumlah unit produk yang terjual.
3. Pangsa Pasar Relatif
Membandingkan pangsa pasar perusahaan dengan pesaing terbesar di industri tersebut.
Masing-masing jenis punya fungsi berbeda tergantung tujuan analisis bisnis.
Contoh Pangsa Pasar dalam Dunia Nyata
Agar lebih mudah dipahami, mari kita lihat contoh sederhana.
Misalnya:
- Total penjualan smartphone di Indonesia dalam satu tahun: 10 juta unit
- Penjualan merek A: 3 juta unit
Maka pangsa pasar merek A adalah:
3 juta ÷ 10 juta × 100% = 30%
Artinya, merek A menguasai 30% pasar smartphone di Indonesia.
Contoh lain dalam skala UMKM:
- Total penjualan kopi kemasan di sebuah kota: Rp1 miliar
- Penjualan brand kopi lokal kamu: Rp150 juta
Pangsa pasar bisnis kamu:
Rp150 juta ÷ Rp1 miliar × 100% = 15%
Ini menunjukkan posisi bisnis kamu cukup kompetitif di pasar lokal.
Cara Menghitung Pangsa Pasar
Menghitung pangsa pasar sebenarnya cukup mudah. Kamu hanya perlu dua data utama:
- Total penjualan bisnismu
- Total penjualan pasar secara keseluruhan
Rumus Pangsa Pasar
Pangsa Pasar = (Penjualan Perusahaan ÷ Total Penjualan Pasar) × 100%
Contoh Perhitungan Sederhana
Jika:
- Penjualan perusahaan: Rp500 juta
- Total penjualan pasar: Rp2,5 miliar
Maka:
Pangsa Pasar = (500.000.000 ÷ 2.500.000.000) × 100% = 20%
Artinya, bisnis tersebut menguasai 20% pangsa pasar.
Cara Menentukan Total Pasar
Salah satu tantangan dalam menghitung pangsa pasar adalah menentukan total pasar. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
1. Riset Industri
Gunakan laporan industri, data BPS, atau riset dari lembaga terpercaya.
2. Estimasi Berdasarkan Data Kompetitor
Kumpulkan data penjualan pesaing melalui laporan publik atau estimasi pasar.
3. Survei Pasar
Lakukan survei langsung ke konsumen untuk mengetahui pola pembelian.
4. Data Marketplace
Jika berjualan online, data dari marketplace bisa jadi referensi awal.
Strategi Meningkatkan Pangsa Pasar
Memiliki pangsa pasar kecil bukan berarti bisnis kamu gagal. Justru ini bisa jadi peluang untuk berkembang. Berikut beberapa strategi yang sering digunakan untuk meningkatkan market share:
1. Inovasi Produk
Produk yang unik dan relevan dengan kebutuhan pasar lebih mudah menarik konsumen baru.
2. Harga yang Kompetitif
Strategi harga yang tepat bisa mendorong konsumen beralih dari kompetitor.
3. Peningkatan Kualitas Layanan
Pelayanan yang baik sering kali menjadi pembeda utama dalam persaingan.
4. Pemasaran Digital
SEO, media sosial, dan iklan online sangat efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
5. Ekspansi Pasar
Masuk ke wilayah atau segmen pasar baru bisa meningkatkan total penjualan.
Kelebihan dan Kekurangan Pangsa Pasar sebagai Indikator
Seperti alat ukur lainnya, pangsa pasar juga punya kelebihan dan kekurangan.
Kelebihan
- Mudah dipahami
- Bisa digunakan untuk membandingkan bisnis
- Membantu analisis posisi pasar
Kekurangan
- Tidak selalu mencerminkan profitabilitas
- Data pasar terkadang sulit didapat
- Tidak menunjukkan loyalitas pelanggan secara langsung
Karena itu, sebaiknya pangsa pasar digunakan bersama indikator bisnis lain, seperti margin keuntungan dan pertumbuhan penjualan.
Kesalahan Umum dalam Menganalisis Pangsa Pasar
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha antara lain:
- Menggunakan data pasar yang tidak valid
- Hanya fokus pada pangsa pasar tanpa memperhatikan keuntungan
- Tidak memperbarui data secara berkala
- Salah menentukan segmentasi pasar
Menghindari kesalahan ini akan membuat analisis pangsa pasar jadi lebih akurat.
Pangsa Pasar dan Hubungannya dengan SEO & Digital Marketing
Dalam konteks digital marketing, pangsa pasar juga bisa diartikan sebagai pangsa pencarian (search market share). Website dengan ranking tinggi di Google biasanya punya peluang lebih besar menguasai pasar online.
Dengan strategi SEO yang tepat:
- Traffic meningkat
- Brand awareness naik
- Peluang konversi lebih besar
Inilah alasan kenapa banyak bisnis kini fokus menguasai pasar digital selain pasar offline.
Kesimpulan
Pangsa pasar adalah indikator penting untuk mengetahui posisi bisnis kamu di tengah persaingan. Dengan memahami pengertian, contoh, dan cara menghitungnya, kamu bisa mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat dan strategis.
Namun, ingat bahwa pangsa pasar bukan satu-satunya ukuran kesuksesan. Gabungkan analisis market share dengan strategi pemasaran, kualitas produk, dan kepuasan pelanggan agar bisnis bisa tumbuh secara berkelanjutan.
Kalau kamu pelaku UMKM atau pebisnis pemula, mulai saja dari data sederhana. Sedikit demi sedikit, pemahaman tentang pangsa pasar akan membantu kamu naik level dalam dunia bisnis.

Posting Komentar untuk "Pangsa Pasar: Pengertian, Contoh, dan Cara Menghitungnya"