Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Paklaring: Pengertian, Fungsi, & Cara Mendapatkannya

Paklaring adalah salah satu dokumen penting yang sering dicari oleh karyawan setelah resign atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Meski terdengar sederhana, nyatanya masih banyak orang yang belum benar-benar paham apa itu paklaring, kegunaannya, hingga bagaimana cara mendapatkannya dengan benar.

Artikel ini akan membahas paklaring secara lengkap dan mudah dipahami, mulai dari pengertian, fungsi, contoh isi, hingga tips agar paklaring bisa kamu dapatkan tanpa ribet. Cocok buat kamu yang sedang cari kerja, ingin pindah karier, atau sekadar ingin menambah wawasan seputar dunia kerja.


Pengertian Paklaring

Paklaring adalah surat keterangan kerja yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada karyawan yang sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut. Dokumen ini menjadi bukti tertulis bahwa seseorang pernah bekerja di perusahaan tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Paklaring biasanya diberikan setelah karyawan:

  • Mengundurkan diri (resign)
  • Mengalami PHK
  • Kontrak kerja berakhir
  • Pensiun

Di dalam paklaring, perusahaan akan mencantumkan informasi penting seperti identitas karyawan, jabatan, masa kerja, hingga keterangan bahwa yang bersangkutan telah menyelesaikan kewajibannya selama bekerja.


Fungsi Paklaring bagi Karyawan

Paklaring bukan sekadar formalitas. Dokumen ini punya banyak fungsi penting, terutama bagi karyawan yang ingin melanjutkan karier ke tempat lain.

Bukti Pengalaman Kerja Resmi

Paklaring berfungsi sebagai bukti sah bahwa kamu pernah bekerja di perusahaan tertentu. Dokumen ini sering kali diminta oleh HRD perusahaan baru untuk memastikan pengalaman kerja yang kamu cantumkan di CV memang benar adanya.

Syarat Melamar Pekerjaan Baru

Banyak perusahaan menjadikan paklaring sebagai salah satu dokumen wajib saat proses rekrutmen. Terutama untuk posisi profesional, paklaring dianggap sebagai dokumen pendukung yang meningkatkan kredibilitas pelamar.

Persyaratan Administrasi BPJS Ketenagakerjaan

Paklaring sering dibutuhkan untuk mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Tanpa paklaring, proses klaim bisa tertunda atau bahkan ditolak.

Dokumen Pendukung Pengajuan Visa

Dalam beberapa kasus, paklaring juga digunakan sebagai dokumen pendukung pengajuan visa kerja atau visa tertentu ke luar negeri, karena menunjukkan riwayat pekerjaan seseorang.


Fungsi Paklaring bagi Perusahaan

Tidak hanya karyawan, perusahaan juga mendapatkan manfaat dari penerbitan paklaring.

Bentuk Profesionalisme Perusahaan

Memberikan paklaring menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tata kelola administrasi yang baik dan profesional, serta menghargai kontribusi karyawan.

Menghindari Sengketa di Masa Depan

Dengan adanya paklaring, status hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan menjadi jelas. Ini bisa meminimalkan potensi konflik atau kesalahpahaman di kemudian hari.


Isi Paklaring yang Umumnya Dicantumkan

Setiap perusahaan mungkin memiliki format paklaring yang berbeda. Namun secara umum, paklaring berisi beberapa poin berikut:

Identitas Karyawan

  • Nama lengkap
  • Nomor induk karyawan (jika ada)
  • Jabatan terakhir

Informasi Perusahaan

  • Nama perusahaan
  • Alamat perusahaan
  • Kop surat resmi

Masa Kerja

Periode bekerja, mulai dari tanggal masuk hingga tanggal keluar karyawan dari perusahaan.

Pernyataan Resmi

Keterangan bahwa karyawan tersebut benar pernah bekerja dan telah menyelesaikan tugas serta tanggung jawabnya dengan baik.

Tanda Tangan & Stempel

Paklaring harus ditandatangani oleh pihak berwenang (HRD, manajer, atau pimpinan perusahaan) dan dilengkapi stempel resmi agar sah secara hukum.


Apakah Paklaring Wajib Diberikan Perusahaan?

Berdasarkan praktik ketenagakerjaan di Indonesia, paklaring termasuk hak karyawan. Artinya, perusahaan seharusnya memberikan paklaring kepada karyawan yang telah berhenti bekerja, baik karena resign maupun PHK.

Meski tidak semua aturan tertulis menyebutkan secara eksplisit kata “paklaring”, namun surat keterangan kerja merupakan bagian dari dokumen administratif yang layak diberikan perusahaan sebagai bukti hubungan kerja.


Cara Mendapatkan Paklaring dengan Mudah

Buat kamu yang belum pernah mengurus paklaring, berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan.

Ajukan Permohonan Secara Resmi

Sampaikan permohonan paklaring ke bagian HRD atau personalia perusahaan. Kamu bisa mengajukannya secara langsung, lewat email, atau surat resmi.

Pastikan Kewajiban Sudah Diselesaikan

Biasanya perusahaan akan memastikan bahwa:

  • Tidak ada tanggungan pekerjaan
  • Tidak ada aset perusahaan yang belum dikembalikan
  • Administrasi internal sudah beres

Jika semua kewajiban selesai, proses penerbitan paklaring biasanya lebih cepat.

Ikuti Prosedur Internal Perusahaan

Setiap perusahaan punya SOP masing-masing. Ada yang bisa selesai dalam hitungan hari, ada juga yang butuh waktu 1–2 minggu. Pastikan kamu mengikuti alurnya agar tidak terjadi kendala.

Simpan Paklaring dengan Baik

Setelah diterima, simpan paklaring dalam bentuk fisik dan digital. Scan atau foto dengan kualitas baik untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.


Bagaimana Jika Perusahaan Tidak Memberikan Paklaring?

Jika perusahaan menolak atau menunda tanpa alasan jelas, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut:

Komunikasi Ulang Secara Baik

Coba hubungi kembali HRD dengan bahasa yang sopan dan profesional. Terkadang keterlambatan terjadi karena alasan administratif.

Mintakan Alasan Tertulis

Jika penolakan tetap terjadi, kamu berhak meminta penjelasan secara tertulis sebagai bukti komunikasi.

Konsultasi ke Dinas Ketenagakerjaan

Sebagai langkah terakhir, kamu bisa berkonsultasi ke Disnaker setempat untuk mendapatkan arahan terkait hak ketenagakerjaan.


Perbedaan Paklaring dengan Surat Referensi Kerja

Banyak orang masih menyamakan paklaring dengan surat referensi kerja, padahal keduanya berbeda.

Paklaring

  • Bersifat netral
  • Menyatakan fakta pernah bekerja
  • Tidak menilai performa secara detail

Surat Referensi Kerja

  • Biasanya berisi penilaian kinerja
  • Memberikan rekomendasi personal
  • Tidak selalu diberikan ke semua karyawan

Tips Agar Paklaring Terlihat Profesional

Agar paklaring kamu lebih kredibel di mata HRD perusahaan baru, perhatikan hal berikut:

  • Pastikan menggunakan kop surat resmi
  • Ada tanda tangan pejabat berwenang
  • Ada stempel perusahaan
  • Informasi tertulis jelas dan rapi
  • Tidak ada coretan atau revisi manual

Kesimpulan

Paklaring adalah dokumen penting yang sering dianggap sepele, padahal perannya sangat krusial dalam dunia kerja. Mulai dari bukti pengalaman kerja, syarat melamar pekerjaan baru, hingga keperluan administratif seperti BPJS, semuanya bisa bergantung pada paklaring.

Sebagai karyawan, kamu berhak mendapatkan paklaring setelah hubungan kerja berakhir. Sementara bagi perusahaan, menerbitkan paklaring adalah bentuk profesionalisme dan tanggung jawab administratif.

Dengan memahami pengertian, fungsi, dan cara mendapatkan paklaring secara lengkap, kamu bisa lebih siap menghadapi proses karier selanjutnya tanpa hambatan dokumen.

Posting Komentar untuk "Paklaring: Pengertian, Fungsi, & Cara Mendapatkannya"